Rasa, Ingatan, dan Identitas
Rasa, Ingatan, dan Identitas Membaca Rempah Rindu Soto Ibu karya Setiyo Bardono melalui Food Studies dan Semiotika Budaya Oleh: Dedy Tri Riyadi Pendahuluan Dalam sastra Indonesia kontemporer, muncul kecenderungan menarik yang menempatkan kuliner sebagai medan estetika dan representasi budaya. Salah satu karya yang paling konsisten dalam hal ini ialah Rempah Rindu Soto Ibu (2023) karya Setiyo Bardono. Hampir seluruh puisinya berpusat pada dunia makanan: soto, kopi, tempe, dawet, cabai, nasi uduk, hingga kue rangi. Namun, keistimewaan karya ini tidak terletak pada pilihan temanya semata, melainkan pada cara Bardono menjadikan makanan sebagai bahasa rasa, ingatan, dan identitas. Tiap puisi disertai tahun penulisan (2005–2024), yang memungkinkan pembaca melacak evolusi estetik dan tematik penyair selama hampir dua dekade. Dari Formalin Kundang (2005) hingga Semangkuk Soto Rasa Merdeka (2024), tampak pergeseran dari alegori moral menuju puitika rasa yang...